Selalu Mengantuk di Siang Hari? Jangan-jangan Gejala Hipersomnia
Berbicara gangguan tidur, mungkin yang langsung terlintas di pikiran Anda adalah insomnia. Padahal, hipersomnia juga cukup sering terjadi, namun banyak yang belum menyadarinya.
Sulit menahan rasa kantuk padahal Anda sudah cukup tidur sehingga Anda
merasa selalu ingin tidur, waspadailah Anda menderita hipersomnia.
Pada tahun 2005 , sebuah penelitian yang
dipublikasikan di NCBI , menyebutkan setidaknya empat hingga enam
persen dari populasi menderita sindrom hipersomnia . Dalam beberapa
tahun terakhir , jumlah penderita hipersomnia semakin meningkat
khususnya bagi masyarakat di negara-negara industri .
Apa itu Hipersomnia ?
Hipersomnia
adalah suatu kondisi yang membuat seseorang merasakan kelelahan
berlebih di siang hari. Kondisi ini masih dapat terjadi meski Anda telah
tidur dalam waktu yang lama. Hipersomnia dapat juga disebut dengan excessive daytime sleepiness (EDS). Seseorang dikatakan hipersomnia adalah ketika ia mengalami EDS setidaknya selama tiga bulan.
Hipersomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang ekstrem. Sindrom
hipersomnia dapat membuat penderitanya merasakan kantuk yang luar biasa
pada siang hari. berbeda dari rasa lelah karena kurang tidur atau
begadang , orang dengan hipersomnia dapat tidur berulang kali di siang
hari ,bahkan pada waktu yang tidak tepat seperti saat bekerja , saat
belajar di kelas , saat makan , bahkan saat mengobrol .
Jenis-jenis Hipersomnia
Hipersomnia terdiri dari dua , yaitu hipersomnia primer dan hipersomnia sekunder .
- Hipersomnia primer terjadi tanpa adanya kondisi medis lain. Satu-satunya gejala adalah kelelahan yang berlebihan.
- Hipersomnia sekunder disebabkan oleh kondisi medis lainnya. Ini dapat termasuk sleep apnea, penyakit Parkinson, gagal ginjal, dan sindrom kelelahan kronis. Kondisi ini menyebabkan tidur yang buruk di malam hari, membuat Anda merasa lelah di siang hari.
Hipersomnia tidak sama dengan narkolepsi, yang merupakan kondisi neurologis yang menyebabkan serangan tidur tiba-tiba yang tidak dapat dicegah selama siang hari. Orang dengan hipersomnia akan tetap terjaga dengan sendirinya, tetapi mereka merasa lelah.
Gejala Hipersomnia
Gejala hipersomnia dapat berbeda-beda di tiap orang, tergantung dari penyebabnya. Namun secara umum, gejala yang dialami dapat berupa:










